08
Nov

Bangunlah wahai Sang Palsu

Aku melihatmu, berdiri malu-malu di ujung gerbang itu. Kau rapikan rambutmu, kau baguskan dandananmu. Satu detik kemudian, engkau melangkah memasuki gerbang dan melenggang.

Seperti dugamu, semua yang melihatmu akan menjadi batu. Terpesona oleh dirimu, atau oleh nama-nama yang diteriakkan pengagummu. Dalam hatimu berkata, akulah sang Aku.

Tapi aku berkata, engkau bukanlah dirimu yang sebenarnya. Engkau adalah sesuatu yang dirimu inginkan, yang orang lain idolakan. Namun anjing tetaplah anjing, dan katak tak bisa berubah menjadi mentari.

Namun anjingkah dirimu? Tidak sayangku, hanya kebetulan yang tersebut pertama adalah anjing.

Cobalah engkau gantikan kata anjing dengan mutiara, maka akan berubah menjadi ”Namun mutiara tetaplah mutiara,  dan katak tak bisa berubah menjadi mentari”. Janganlah engkau terkurung pada kata-kata.

Hanya karena orang berkata kau mutiara, bukan berarti engkau mutiara.  Begitu pula ketika orang berkata bahwa engkau adalah anjing, maka bukan berarti engkau anjing.

Jadilah engkau dirimu sendiri, bukan diri seperti yang orang lain inginkan. Karena nafasmu adalah milikmu, dan hidupmu hanya untukmu.

Bangunlah..

07
Nov

Ailopyu Full..

Ya.ya.. judul di atas memang udah menjadi tagline-nya Mbah Surip. Siapa itu Mbah Surip? Anda pecinta musik reggae harus mengenalnya, atau jangan-jangan Anda hanya pura-pura pecinta musik reggae?

Judul di atas saya ucapkan kepada Tuhan, baik Tuhan dengan huruf besar maupun huruf kecil. Toh penulisan Tuhan maupun tuhan tidak akan menurunkan derajat sang Cinta sedikitpun.

Saya mencintai Tuhan dengan cara saya sendiri. Suatu cara yang tidak perlu tertulis di dalam kitab manapun. Entah itu kitab yang diturunkan kepada Musa, Yesus maupun Muhammad.

Lalu ketika datang sekelompok orang yang mengaku pecinta Tuhan, saya ikhlas saja. Toh semua orang berhak mencintai Tuhan, berhak mengaku sebagai orang yang dicintai Tuhan.

Namun ketika para pecinta Tuhan tersebut mulai menganggap bahwa orang di luar kelompok mereka adalah golongan orang sesat, masih layakkah mereka disebut pecinta Tuhan?

Bagi saya, mereka memang masih mencintai Tuhan. Namun cinta mereka masih terbungkus dengan sifat takabur, menganggap diri lebih unggul dan orang lain bukan apa-apa.

Wahai pecinta Tuhan, apakah Tuhan menyukai kaum yang takabur?

20
Oct

Sesak nafasku

Nafas-nafas liarku selalu membisikkan cara-cara licik untuk menggagalkan perjamuan itu. Namun kenapa Tuhan masih memberiku otak untuk berpikir dan hati untuk merasa?

Haruskah kuteriakkan slogan kaum kami yang berbunyi “kutunggu jandamu!” ataukah aku biarkan kuasa Tuhan berjalan dan bersembunyi dibalik rasa belas kasihan terhadap diriku sendiri dalam suatu topeng kata-kata “biarlah yang terbaik untuk yang terbaik”?

Jangan kau biarkan aku gila wahai Tuhan, atau surgamu akan penuh nanti terisi orang-orang seperti aku!

Ah.. akukah Qaiz dan diakah Layla? apakah Layla juga mempunyai pipi yang kemerah-merahan seperti halnya Aisyah az Zahra?




August 2008
M T W T F S S
« Nov    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031